Pagi
seperti ini, aku harus terbangun dari tidurku yang nyenyak. Ini sungguh mimpi
paling buruk dalam sejarah hidupku. Suara keras dan sangat berisik bagai
ratusan petir berada di luar rumahku. Padahal belum pernah ada sejarahnya aku bangun
tidur pagi seperti ini. Dan yang lebih parah lagi, aku bangun tidur bukan
karena kemauanku sendiri. Ini benar-benar hal yang sangat kubenci.
Tidak
aku pungkiri, sejujurnya dalam hatiku, bahwa wartawan itu hanyalah sekumpulan
orang-orang munafik dan pengecut. Bagiku mereka itu sama saja dengan teroris.
Hanya saja caranya tidak ekstrim seperti halnya teroris sungguhan. Para
wartawan hanya menyiarkan ketimpangan dan segala kejahatan pada dunia. Dengan
begitu mereka pun menciptakan teror pada orang-orang. Jadi aku tidak salah
menilai kalau mereka bagian dari teroris.